Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Polres Bangkalan Bekuk Lima Bandar Narkoba

Home / Peristiwa / Polres Bangkalan Bekuk Lima Bandar Narkoba
Polres Bangkalan Bekuk Lima Bandar Narkoba Kapolres Bangkalan AKBP Windiyanto Pratomo (tiga dari kanan), saat mengelar rilis ungkap jaringan pengedar narkoba, Rabu (17/2/2016). (foto: doni heriyanto/bangkalantimes)

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bangkalan, membekuk lima bandar norkoba yang selama ini beroperasi di dua kecamatan. Ke lima bandar tersebut terjaring dalam razia Tumpas Semeru 2016. Barang bukti sabu-sabu yang diamankan mencapai 36.17 gram.

Diketahui, identitas para tersangka tersebut berinisial RM (34), MZ (32), LT (29), DR (36) warga Kecamatan Tanjung Bumi dan MD (42) warga Klampis.

Selain sabu-sabu, polisi juga mengamankan sejumlah butir pil ekstasi yang saat ini tengah diuji di laboratorium forensik Polda Jawa Timur.

"Lima tersangka ini merupakan hasil dari Operasi Tumpas Semeru 2016 yang digelar pada tanggal 4-15 Februari," jelas Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo, Rabu (17/2/2016).

Mantan kapolresta Batu ini, menuturkan timbangan elektrik yamg disita dari tangan para tersangka menjadi bukti kuat bahwa mereka bandar sabu-sabu. Apalagi, ditemukam sabu-sabu, telah dikemas dalam plastik klip kecil siap diedarkan.

"Sasaran operasi ini memamg bandar narkoba. Selama ini kami juga mengamankan pengguna, namun langsung direhabilitasi melalui Badan Narkotika Nasional (BNN)," ucapnya.

Sementara itu, salah satu bandar berinisial MZ mengaku nekat berbisnis barang haram tersebut karena faktor tuntutan ekonomi. Menurut ibu rumah tangga ini, hasil berjualan baju di pasar tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Saya sudah pisah sama suami, jadi harus cari uang sendiri," singkatnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com