Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Diberitakan Meminta Pengikut Ahmadiyah Baca Sahadat, Ini Bantahan Mendagri

Home / Peristiwa / Diberitakan Meminta Pengikut Ahmadiyah Baca Sahadat, Ini Bantahan Mendagri
Diberitakan Meminta Pengikut Ahmadiyah Baca Sahadat, Ini Bantahan Mendagri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membantah pemberitaan yang menyebut dirinya meminta pengikut Ahmadiyah di Kabupaten Kuningan bersyahadat agar mendapat E-KTP.

Tjahjo mengatakan, pernyataan itu sesungguhnya dilontarkan Dinas Dukcapil Kabupaten Kuningan.

"Yang menyatakan pengikut Ahmadiyah harus mengucapkan kalimat syahadat adalah Dinas Dukcapil Kabupaten Kuningan, bukan saya sebagai Mendagri," papar Tjahjo dalam keterangam teks, Jumat (28/7/2017).

Terkait pernyataan Dukcapil Kabupaten Kuningan, Mendagri Tjahjo mengaku, bakal mengirim staf dari Kementerian Dalam Negeri guna memperoleh informasi lebih lanjut.

"Warga Ahmadiyah dan teman Pers justru yang menanyakan hal tersebut kepada saya. Kenapa Dukcapil Kabupaten Kuningan mempunyai kebijakan tersebut," jelasnya.

"Saya jawab akan dicek oleh staf ke Kuningan," sambung dia.

Tjahjo sangat menyesali salah kutip dalam pemberitaan media massa. Apalagi, sambung dia, kali ini melibatkan media online berskala nasional.

"viva.co.id selalu sering salah mengutip dalam berbagai berita saya," kata Tjahjo.

Hasil penulusuran TIMES Indonesia, redaksi viva.co.id sudah mengganti isi berita yang dinilai salah kutip tersebut. Bahkan berita yang awalnya berjudul 'Jika Mau KTP, Pengikut Ahmadiyah Harus Baca Syahadat' sudah diganti menjadi 'Soal KTP Ahmadiyah, Mendagri: Saya Hanya Pegang Aturan'. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com