Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
APEKSI 2017

Mendagri Buka Rakernas APEKSI 2017

Home / Peristiwa - Nasional / Mendagri Buka Rakernas APEKSI 2017
Mendagri Buka Rakernas APEKSI 2017 Pembukaan rapat kerja nasional XII Apeksi 2017 di Hotel Savana Malang. Rabu,19/7/2017. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, MALANG – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka Rakernas XII APEKSI 2017, di Hotel Savana, Rabu (19/7/2017).

Dalam sambutannya, Tjahjo mengungkapkan sejumlah permasalah yang dihadapi sejumlah pejabat publik. Permasalahan tersebut meliputi, rawan korupsi, sinergitas antar daerah, hingga antisipasi gerakan radikalisme. Menurutnya, peranan APEKSI sangatlah penting dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan rakyat. 

Walikota Malang Moch Anton membuka rapat kerja nasional XII Apeksi 2017. Rabu,19/7/2017. (Foto: Tria Adha/TIMES Indonesia)

"Asosiasi ini merupakan forum komunikasi yang bisa langsung dan cepat, menghimbun seluruh Wali Kota se Indonesia," katanya.

Selain itu, Tjahjo juga mengimbau seluruh pemerintah kota untuk memperhatikan pelayanan publik di daerah masing-masing. Menurutnya, pelayanan publik harus cepat dan efisien, sehingga pemerataan kesejahteraan bisa terwujudkan.

"Pelayanan masyakat harus menjadi perhatian utama masing-masing daerah, karena menyangkut tentang pemerataan kesejahteraan rakyat," katanya.

Pembukaan-APEKSI-20177w8O.jpg

Tjahjo juga menilai peranan APEKSI dalam pembangunan nasional sangatlah penting dan kegiatan yang digelar tahunan ini, menjadi forum komunikasi antar Wali Kota untuk saling bersinergi.

Dalam acara ini turut pula hadir sejumlah pejabat tinggi diantaranya, Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basariah Panjaitan, Gubernur Jatim Soekarwo, dan 98 wali kota se-Indonesia. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com