Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Pemilihan Gubernur Jawa Timur

Partai Golkar Miliki Tiga Nama Untuk Pilkada Jatim

Home / Politik / Partai Golkar Miliki Tiga Nama Untuk Pilkada Jatim
Partai Golkar Miliki Tiga Nama Untuk Pilkada Jatim Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Jawa Timur DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam. (Foto: Imadudin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Meski belum menentukan arah dukungannya pada Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang, sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar sudah memiliki tiga nama kuat yang akan diusung sebagai calon gubernur.

Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Jawa Timur DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam mengatakan tiga nama yang tengah diperhitungkan Partai Golkar ialah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa,Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Tiga nama itu tertinggi untuk sementara itu. Selain itu ada, tapi kecil," kata Ridwan, saat ditemui media di Hotel Ijen Suites Resort and Convention, Malang, Senin (17/7/2017).

Ia mengatakan untuk saat ini, rekomendasi Partai Golkar Hubda Jatim, yang terdiri anggota DPR Fraksi Golkar dari Jawa Timur  merekomendasikan Khofifah sebagai calon gubernur Jatim periode 2018-2023. Sedangkan untuk wakilnya, Ridwan mengatakan akan mengusung dari kadernya.

Meski demikian, Ridwan mengaku rekomendasi ini, masih sebatas usulan. Pasalnya, saat ini Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar masih mempertimbangkan figur yang akan diusungnya untuk Pilkada Jatim mendatang. 

"DPP masih belum ada keputusan pasti," tambahnya.

Selain itu, Ridwan juga mengungkapkan saat ini ada tiga skema politik yang telah disiapkan Partai Golkar dalam memeriahkan Pilkada Jawa Timur. Ketiga skema tersebut ialah Golkar akan berkoalisi dengan partai lain untuk memenangkan satu pasangan calon. Golkar akan memberikan dukungan terhadap pasangan calon dan terakhir, Golkar akan membangun koalisi baru jika pasangan calon yang sudah ada tidak memiliki kesamaan visi dengan Golkar.

"Ini sudah menjadi hasil keputusan rapat kami. Golkar berkoalisi untuk menang. Golkar memberikan dukungan supaya menang. Jika kedua tak bisa, kami maju sendiri," terangnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com