Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
HANI 2017

Jajaran Forpimda Kota Malang Ikrar Anti Narkoba

Home / Peristiwa / Jajaran Forpimda Kota Malang Ikrar Anti Narkoba
Jajaran Forpimda Kota Malang Ikrar Anti Narkoba Pembacaan Ikrar Anti Narkoba yang dipimpin langsung oleh Walikota Malang, Ir Moh Anton pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 yang digelar di Kantor BNN Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (13/7/2017). (Foto: Senda/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Malang berikrar akan memerangi narkoba di wilayah Kota Malang.

Ikrar Anti Narkoba ini disampaikan dalam Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang di Kantor BNN Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (13/7/2017). Ikrar ini diucapkan oleh Wali Kota Malang HM Anton, Kapolresta Malang AKBP Hoirudin Hasibuan SH, perwakilan TNI dan seluruh ormas yang hadir

Kepala BNN Kota Malang, AKP Bambang Sugiharto, menjelaskan memerangi narkoba telah menjadi kewajiban seluruh masyarakat. Sebab, menurut data 2016, terdapat 1.100 ton bahan narkotika dari China yang telah diselundupkan menembus pasar internasional.

Sebanyak 250 kilogram dari jumlah tersebut diantaranya merupakan sabu-sabu. Tujuh puluh persennya, lolos dan menyebar diberbagai negara termasuk Indonesia. 

"Kami mangajak seluruh elemen masyarakat untuk terus waspada dan mengimbau untuk tidak berhadapan langsung dengan narkoba," kata Bambang.

Bambang melanjutkan untuk penyebaran narkoba di Kota Malang, hingga saat ini masih didominasi oleh 3 jenis. Ketiga jenis narkoba tersebut yakni, sabu-sabu, ganja dan ekstasi.

pembacaan-ikrarwIxC.jpg

"Karena itu, kami berharap peran aktif masyarakat terus ditingkatkan dalam memerangi narkoba, agar bangsa ini bisa aman dari jerat narkoba," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Malang, HM Anton membacakan amanat Presiden Joko Widodo dalam peringatan HANI 2017. Anton menyampaikan HANI menjadi bentuk perlawanan terhadap kejahatan luar biasa yang masih menjadi tantangan negara-negara di dunia termasuk kita di Indonesia. 

Tahun 2015 disebutkan ada 5,1 juta pengguna dan 49-50 persen pengguna adalah generasi muda yang mati akibat narkoba. Kerugian negara akibat narkoba ini cukup besar mencapai Rp 63 triliun.

"Semua itu harus dihentikan, harus dilawan, dan tidak bisa dibiarkan lagi. Saya perlu ingatkan, semua harus bersinergi mulai BNN, Polri, kementerian, lembaga, LSM, masyarakat, semua harus betul-betul melakukan langkah-langkah yang terpadu untuk melawan narkoba, langkah-langkah yang progresif, yang mengalahkan kelicikan para pengedar narkoba," kata Anton.

Selain berikrar anti narkoba, peringatan HANI juga dimeriahkan oleh hiburan artis ibu Kota, Ratna Listi. Dalam kesempatan ini juga, BNN juga memberikan penghargaan untuk ormas-ormas yang selalu memberikan sosialisasi dalam pemberantasan narkoba. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com