Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Gerbang Pembayaran Nasional Bisa Menghemat Devisa

Home / Ekonomi / Gerbang Pembayaran Nasional Bisa Menghemat Devisa
Gerbang Pembayaran Nasional Bisa Menghemat Devisa ILUSTRASI - Transaksi Keuangan (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia berharap Agus Martowardojo mengatakan integrasi operasi dan koneksi sistem pembayaran di domestik melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dapat menghemat devisa karena penerusan transaksi pembayaran akan seluruhnya dilakukan di dalam negeri.

"Kami harap ada penghematan devisa dan efisiensi dengan GPN ini, karena 'routing' harus di NPG, dan semua sistem interkoneksi dan interoperabilitas" katanya di Jakarta, Jumat (7/7/2017) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, sebelum penerapan penuh GPN, kegiatan transaksi, settelment atau penyelesaian transaksi, dan kliringnya banyak dilakukan di dalam negeri. Namun "routing" atau penerusan data transaksi pemrosesan pembayaran justeru dilakukan di luar negeri.

Hal itu menyebabkan bank dan penerbit alat pembayaran, seperti kartu debet dan ATM harus membayar komisi ke prinsipal penyedia "routing" di luar negeri.

Tak hanya devisa, GPN juga dapat menekan beban biaya operasional yang dikeluarkan bank dan lembaga penerbit serta pengelola transkasi (acquirer).

Dengan penghematan pada pelaku industri alat pembayaran itu, maka komisi transaksi yang dibebankan kepada masyarakat seperti untuk transfer dana, penarikan tunai, maupun komisi pembelian melalui daring dapat berkurang.

Penghematan itu bisa terjadi karena prinsip interkoneksi dan interoperabilitas di GPN.

Misalnya, dengan interkoneksi dan interoperabilitas, maka nasabah Bank A, Bank B, dan Bank C dapat menarik dana di ATM yang sama yang dikelola oleh perusahaan "switching" GPN.

Pemrosesan transaksi pembayarannya pun dilakukan oleh satu perusahaan "switching" yang sama di GPN dalam negeri, sehingga mengurangi ketergantungan dengan pihak asing.

Selain itu, perbankan dapat melakukan penghematan biaya operasional karena sarana dan prasarana sistem pembayaran seperti pengadaan mesin ATM atapun EDC (perekam data elektronik) dapat dibiayai secara bersama-sama.

"Secara umum ini efisiensinya akan besar sekali," ujar Agus.

Selain itu, dengan "routing" di perusahaan "switching" domestik, maka keamanan dana transaksi masyarakat lebih terjaga. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com