Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

BPS: Inflasi Juni 2017 Sebesar 0,69 Persen

Home / Ekonomi / BPS: Inflasi Juni 2017 Sebesar 0,69 Persen
BPS: Inflasi Juni 2017 Sebesar 0,69 Persen ILUSTRASI: Sembako. (Foto: Tempo Bisnis)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada Juni 2017 sebesar 0,69 persen. Inflasi ini terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran.

Dilansir dari laman resmi bps.go.id, Senin (3/7/2017), Indeks kelompok pengeluaran yang dimaksud, yaitu bahan makanan sebesar 0,69 persen; makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,39 persen; perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,75 persen.

Kelompok pengeluaran lainnya yang naik, yakni sandang sebesar 0,78 persen; kesehatan 0,34 persen; pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,07 persen; serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,27 persen.

Kepala BPS Suhariyanto menerangkan, bahan makanan relatif terkendali dan kenaikan harga bahan makanan pada periode ini tidak terjadi seperti pada tahun lalu. Inflasi bahan makanan relatif terkendali karena pemerintah mampu menjaga stabilitas harga pangan pada Puasa dan Lebaran.

"Bahan makanan masih menyumbang inflasi dari kenaikan harga sayur-sayuran yang andilnya kecil-kecil. Namun kenaikan harga beras dan daging tidak terjadi pada Lebaran,” ujar Suhariyanto dalam keterangan persnya.

Dilaporkan pula, berdasar hasil pemantauan BPS di 82 kota pada Juni 2017, sebanyak 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota terjadi deflasi. 

Inflasi tertinggi di Kota Tual, Maluku sebesar 4,48 persen dan terendah di Merauke, Papua sebesar 0,12 persen. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Singaraja, Bali sebesar 0,64 persen dan terendah di Denpasar, Bali sebesar 0,01 persen. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com