Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Ketua Partai Nasdem Jatim Dukung Pengembangan Tari Barong Banyuwangi

Home / Politik / Ketua Partai Nasdem Jatim Dukung Pengembangan Tari Barong Banyuwangi
Ketua Partai Nasdem Jatim Dukung Pengembangan Tari Barong Banyuwangi Barong Osing Banyuwangi. (Foto : Romi Syahroni/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Membuka pagelaran Gebyar Seni Mangir, di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Jawa Timur, Dr H Rendra Kresna mengaku kepincut dengan penampilan tari Barong Osing. Sebagai wujud rasa suka, dia menyempatkan foto dengan barong Osing didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Banyuwangi, Ir H Supriyadi beserta jajaran.

“Saya melalui Partai Nasdem ingin menghidupkan budaya lokal yang sarat dengan makna dan budaya, seperti Barong yang ada di Desa Mangir,” kata pria yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Malang periode 2010-2015 ini, Sabtu, (1/7/2017).

Dalam agenda yang diprakarsai oleh kader DPD Partai Nasdem Bumi Blambangan, Rendra Kresna memang disuguhi segudang kesenian asli Banyuwangi. Di awal kedatangan, puluhan gadis cantik langsung menyambut dengan tari selamat datang atau tari jejer gandrung. 

Di puncak acara, puluhan Barong Osing, selaku tari yang melambangkan sifat ksatria dan pantang menyerah memenuhi lapangan lokasi kegiatan. Tak hanya itu, tari jaranan pegon, jaranan buto dan jaranan kutug juga disuguhkan oleh para seniman muda.

NAMA_FILE_GAMBARKetua DPW Partai Nasdem Provinsi Jawa Timur, Dr H Rendra Kresna (kedua dari kiri) ditemani Ketua DPD Partai Nasdem Banyuwangi, Ir H Supriyadi (kiri) saat menikmati penampilan tari Barong Osing. (Foto : Romi Syahroni/ TIMES Indonesia)

Sebagai wujud kekaguman, dalam pidato Rendra mengajak para kader untuk peduli dan memperhatikan kelestarian budaya dan seni tradisional.

“Jangan sampai budaya asli Indonesia, seperti yang ada di desa ini di ambil oleh negara lain,” tegas pria kelahiran Pamekasan, Madura ini.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Banyuwangi, Ir H Supriyadi menjelaskan, kegiatan Gebyar Seni Mangir ini sengaja digeber guna melestarikan budaya tradisional. Termasuk sebagai langkah awal dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku seni guna meraih kesejahteraan. 

Apalagi sudah bukan rahasia lagi, pelaku seni di Banyuwangi, banyak yang masih berada diambang keterbatasan. Sedang honor yang diterima dalam setiap kali manggung tidak seberapa.

“Sekali tampil, panjak hanya mendapat bayaran Rp 50 ribu, itupun sebulan hanya satu atau dua kali saja. Karena belum ada kesejahteraan, tidak heran generasi muda enggan untuk ikut melestarikan budaya lokal,” katanya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com