Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Ramadhan hingga Lebaran, Harga Pangan Stabil

Home / Ekonomi / Ramadhan hingga Lebaran, Harga Pangan Stabil
Ramadhan hingga Lebaran, Harga Pangan Stabil Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. (Foto: Ferry/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa stok dan harga kebutuhan pangan selama bulan Ramadhan hingga Lebaran tahun ini tidak ada kenaikan.

"Alhamdulilah, bulan ramadhan ini stok terkendali, harga terkendali," kata Enggartiasto dalam kunjungannya ke Pasar Dinoyo, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (30/6/2017). 

Mendag menjelaskan, sejak H-10 lebaran, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan tim beserta satgas didampingi dinas terkait di daerah untuk melihat tingkat ketersediaan pasokan.

Menurutnya,  ketersediaan dan harga pangan yang terkendali merupakan hukum supply dan demand (penawaran dan permintaan).

"Supply kita penuhi, tidak boleh ada kekosongan, memenuhi permintaan maka harga stabil," terangnya.

EnggartnO9ci.jpgMenteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengunjungi Pasar Dinoyo, Kota Malang, Jumat (30/6/2017). (Foto: Ferry/TIMES Indonesia)

Biasanya, H+3 sampai H+7 karena pedagang belum semua beroperasi, ada kecenderungan kenaikan harga. Namun, hal tersebut tidak terjadi di Malang.

Bahkan, ada beberapa komoditas yang turun harga. Seperti telur yang harganya turun menjadi sekitar Rp17 ribu per kilogram (kg). Harga ini menurut Mendag, di bawah harga patokan kepada peternak sebesar Rp18 ribu per kg.

Pada komoditas cabai, dia menyebut harga Rp20 ribu-an per kg. Kenaikan harga cabai, kata dia, hanya terjadi pada pasar tertentu saja. 

"Ada yang mengatakan ada lonjakan harga cabai hanya satu dua pasar. Di sini harga rata," ujarnya.

Menteri-PerdaganganOZkNa.jpgMenteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengunjungi Pasar Dinoyo, Kota Malang, Jumat (30/6/2017). (Foto: Ferry/TIMES Indonesia)

Enggartiasto pun mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Malang yang dinilai mampu mengendalikan harga kebutuhan di pasar. 

"Kami di pusat tidak mungkin tanpa kerjasama yang erat dengan pemerintah provinsi dan kabupaten kota," ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, Kemendag  berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, seperti Kementerian Pertanian, Bulog, dan Kepolisian.

Dia menandaskan, setiap keberhasilan yang dicapai karena dilakukan bersama, tidak berjalan sendiri. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com