Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Mudik ke Malang, Jangan Lupa Kunjungi 10 Kuliner Legendaris Ini

Home / Kuliner / Mudik ke Malang, Jangan Lupa Kunjungi 10 Kuliner Legendaris Ini
Mudik ke Malang, Jangan Lupa Kunjungi 10 Kuliner Legendaris Ini Rawon Brintik Malang. (Foto: Hotel dan penginapan Murah di Pekalongan)

TIMESINDONESIA, MALANG – Malang memang gudangnya kuliner enak. Bahkan, aneka kuliner legendaris masih bisa ditemukan dengan mudah, cita rasa aslinya masih terjaga hingga saat ini. Jika mudik ke Malang, jangan lupa datang ke kuliner legendaris ini ya, dan nikmati kelezatannya yang tak lekang oleh waktu.  Apa saja? Intip yuk!

1.      Rawon Brintik

Warung ini berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan dan sudah eksis sejak tahunb 1942. Memiliki nama Brintik, karena pendirinya terdahulu memiliki rambut brintik alias keriting. Hingga dikelola oleh penerus generasi ketiga, Maslikha, resep dan cara memasak masih dipertahankan sejak 75 tahun lalu. Salah satunya masih menggunakan arang. Menu andalannya adalah semur daging dengan rasa gurih, daging sapi empuk dan taburan bawang goreng harum. Hmmm, kane lop alias enak pol!

2.      Bakso Bakar Pak Man

Usaha kuliner yang berlokasi di kawasan Jalan Kartini ini dan Jalan Moh Yamin ini eksis sejak 1997. Pemiliknya, Soeparman sebenarnya sudah berjualan bakso sejak tahun 1955 di Situbondo. Namun, dia baru menemukan resep bakso bakar tahun 1997. Cerita penemuannya cukup unik, menu ini didapatkan saat karyawannya selalu membakar bakso yang tidak laku terjual. Aroma yang sedap membuat dia terinspirasi untuk menjual menu yang didapatkan secara tidak sengaja itu. Rasa bakso bakar ini ngangeni, dengan bumbu kecap yang manis, tasty membalut pentol yang nikmat. Asyiknya, kamu bisa mengambil bihun sebanyak yang disuka. Nampol!

3.      Warung Lama H Ridwan

Warung ini berlokasi di dalam Pasar Besar Malang. Namun jangan khawatir tersesat, karena seantero pasar sudah kenal dengan tempat legendaris yang sudah eksis sejak tahun 1925 itu. Pengelolanya saat ini, yang merupakan penerus generasi ketiga, Yusuf Bachtiar bercerita, H Ridwan sudah jualan sejak tahun 1919, namun baru menempati lokasi sejak 1925. Dulu hanya ada tiga menu yang dijual, sate komoh bakar, ayam bakar dan tempe goreng. Namun sekarang, aneka masakan Jawa dapat ditemukan dan dinikmati. Hmm, sedap.

4.      Ronde Titoni

Minuman hangat dengan rasa jahe yang nikmat ini berlokasi di Jalan Zainul Arifin Kota Malang dan sudah eksis sejak tahun 1948. Menu andalannya adalah ronde kering. Bulatan ronde yang terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang, digulingkan ke kacang tumbuk. Gurih, manis, mengeyangkan dan yang jelas adalah kane lop!

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com