Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Banyak Pelajar Jadi Penyalahguna Narkoba, BNN Malang Datangi Sekolah

Home / Pendidikan / Banyak Pelajar Jadi Penyalahguna Narkoba, BNN Malang Datangi Sekolah
Banyak Pelajar Jadi Penyalahguna Narkoba, BNN Malang Datangi Sekolah Kepala BNN Kabupaten Malang mendampingi pelajar SMA Islam Al Maarif Singosari dalam deklarasi relawan anti narkotika, Selasa (23/5/2017). (Foto: BNN Kabupaten Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Menjelang pelaksanaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni 2017, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendatangi lembaga pendidikan. Kali ini SMA Islam Al Maarif, Kecamatan Singosari menjadi sasarannya.

Berbagai program digelar di sekolah yang berada di Jalan Masjid Kelurahan Pagentan ini, Selasa (23/5/2017). Sebagai upaya pencegahan, BNN Kabupaten Malang dan SMA Islam Al Maarif sepakat bekerjasama dalam pelaksanaan P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba).

Langkah awal, para penyuluh BNN melakukan diseminasi Informasi P4GN kepada pelajar. Sebanyak 90 orang pelajar mengikutinya. Turut hadir langsung Kepala BNN Kabupaten Malang, AKBP I Made Arjana.

Dia mengatakan, rangkaian kegiatan ini merupakan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba.

"Sekolah adalah tempat pendidikan di mana generasi penerus bangsa ditempa tidak hanya intelektual. Sekolah harus terbebas dari narkoba, maka kami berupaya melalui kegiatan-kegiatan ini," ujar Made kepada TIMES Indonesia.

Akhir-akhir ini, menurutnya, penyalahgunaan narkoba banyak dilakukan oleh kalangan pelajar. Untuk itu, dengan pemahaman yang utuh tentang bahaya narkoba, akan timbul kesadaran untuk menolak dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaaan urine terhadap pelajar. Komitmen penolakan terhadap barang haram ini diwujudkan dengan deklarasi relawan anti narkoba oleh para siswa.

Bermula dari sini, diharapkan tumbuh kesadaran untuk mengkampanyekan stop narkoba di sekolah dan lingkungan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com