Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Satnarkoba Polres Banyuwangi Ungkap Peredaran Narkoba Modus Baru

Home / Peristiwa / Satnarkoba Polres Banyuwangi Ungkap Peredaran Narkoba Modus Baru
Satnarkoba Polres Banyuwangi Ungkap Peredaran Narkoba Modus Baru Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Ambuka Yuda Ardi Putra SIK (tengah) didampingi AKP Bakin (kiri) saat menggelar press release dihalaman Mapolres Banyuwangi (Foto : Hafil Ahmad/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Satnarkoba Polres Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil mengungkap modus baru peredaran narkoba jenis sabu. Yakni, guna mengelabui petugas, pelaku menyimpan serbuk terlarang didalam pembalut wanita.

Pelaku atas nama Hery Mulyadi alias Talep bin Mashudi, warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Dia ditangkap bersama bersama seorang ibu rumah tangga.

“Setelah dilakukan tes urin hasilnya positif,” kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi, AKP Ambuka Yuda Ardi Putra SIK, saat pers rilis kasus narkoba dihalaman Mapolres, Selasa (23/5/2017).

Didampingi Kasubag Humas Polres Banyuwangi, AKP Bakin, Kasat Narkoba menjelaskan, selain kasus tersebut, pada jelang Ramadhan ini, polisi juga berhasil mengungkap 22 kasus narkoba lain. Dari situ, petugas telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka. 27 diantaranya laki-laki, sisanya perempuan.

“Barang bukti yang kita amankan diantaranya, 23 paket sabu dengan berat 18,19 gram, 1 paket ganja kering, 6.651 butir Trilhexipenidyl (Dextro), uang tunai sebesar Rp 5.549.000, 25 HP berbagai merk, 4 unit roda 4 dan 2 unit roda dua,” ucapnya.

Kasus narkoba yang berhasil terjaring anggota Satnarkoba, 11 diantaranya terjadi diwilayah Banyuwangi selatan. Meliputi Kecamatan Singojuruh, Genteng, Gambiran, Srono dan Muncar.

“Paling banyak terjadi di Kecamatan Muncar, sampai 4 Kasus,” cetus Yuda, sapaan akrab AKP Ambuka Yuda Ardi Putra.

Sisanya, lanjutnya, terjaring dari Kecamatan Rogojampi, Kabat, Giri, Glagah, Kalipuro dan Wongsorejo. Seluruh kasus peredaran narkoba di Bumi Blambangan ini berhasil diungkap petugas Kepolisian berkat adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com