Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Satreskoba Polresta Sidoarjo Bekuk Dua Jaringan Pengedar Sabu

Home / Peristiwa / Satreskoba Polresta Sidoarjo Bekuk Dua Jaringan Pengedar Sabu
Satreskoba Polresta Sidoarjo Bekuk Dua Jaringan Pengedar Sabu Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto (kiri) saat mengintrogasi para tersangka. (Mulya Andikia/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil membekuk tujuh tersangka pengedar dan pemakai narkoba. Mereka berasal dari dua jaringan narkoba yang biasa mengedarkan sabu-sabu di lingkungan industri di kawasan Sidoarjo.

Dari jaringan pengedar Sedati, petugas menangkap lima tersangka, yakni Khayul Baqi (34) warga Banjar Kemuning, Edy Susanto (35) warga Tambak Rejo, Sugiono (28) warga Tambak Sawah, HB (21) warga Tambak Sumur dan SR (21) warga Tambak Rejo.

Sedangkan dari jaringan pengedar Taman, petugas berhasil membekuk tiga orang tersangka yakni, Arif Setiawan, Taufik Hamzah dan Aditya.

Kepada wartawan, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengungkapkan, penangkapan jaringan pengedar dan pengguna narkoba di kawasan Sedati berawal dari laporan masyarakat. Warga mengetahui adanya transaksi dan peredaran narkoba di kawasan Sedati tersebut.

"Dari laporan masyarakat itulah, anggota kami lakukan penyelidiki dan sempat memantau TKP, dari penyelidikan itu kami berhasil menangkap tersangka Khayul Baqi beserta barang buktinya satu pipet dan sabu seberat 1,60 gram," katanya di hadapan wartawan saat gelar perkara di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (18/5/2017).

Dari penangkapan Khayul, polisi melakukan pengembangan dan petugas berhasil menangkap tersangka Edy Susanto beserta barang buktinya berupa tiga buah pipet yang masih tersisa sabu seberat 5,79 gram. 

"Dari penangkapan kedua tersebut, petugas kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Sugianto, HB dan SI saat ketiganya pesta sabu. Dari ketiga tersangka, kami berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 42,71 gram," ungkapnya.

Ditanya terkait sistem peredaran narkoba dua jaringan tersebut, Sugeng menjelaskan jika jaringan pengedar dan pengguna sabu-sabu di kawasan Sedati ini selalu memakai sistem ranjau.

Dalam transaksinya mereka hanya melalui handphone dan tidak mengetahui satu sama lainnya. "Kami sudah mengantongi nama seorang bandar narkoba itu, sekarang masih DPO,"jelasnya.

Sementara untuk jaringan di kawasan Kecamatan Taman, modusnya hampir sama. Yaitu memakai sistem ranjau. Sehingga polisi harus kerja ekstra untuk mengungkap seorang bandar dari kasus tersebut

"Barang yang di jaringan Taman didapatkan dari Acong yang saat ini juga menjadi DPO kami. Saat ini tim kami masih melakukan pengejaran terhadap dua DPO itu," katanya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com