Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
HTI Dibubarkan

GM FKPPI Jatim: Pembubaran HTI Urusan Pemerintah, Rakyat Merawat NKRI

Home / Peristiwa / GM FKPPI Jatim: Pembubaran HTI Urusan Pemerintah, Rakyat Merawat NKRI
GM FKPPI Jatim: Pembubaran HTI Urusan Pemerintah, Rakyat Merawat NKRI Agoes Soerjanto, Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur. (Foto: Dok. TIMES INdonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, MALANG – Pancasila, Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UUD 1945 dan Bhennika Tunggal Ika, sudah final. Soal Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah menjadi tugas atau urusan pemerintah. Tugas rakyat adalah merawat NKRI.

Hal itu disampaikan Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur, Agoes Soerjanto, kepada TIMES Indonesia, Selasa (9/5/2017).

Menurut Agoes, yang harus dipahami oleh semua pihak, rakyat dan pemerintah, bahwa soal kebangsaan itu bukan politik.

"Kebangsaan ya kebangsaan dan politik soal politik, jangan dicampur adukkan. Kebangsaan harus dijiwai oleh semua rakyat untuk merawat Indonesia," jelasnya.

Semua pihak katanya, harus tidak ada henti-hentinyanya berbicara kebangsaan, hal itu untuk menjaga dan merawat Indonesia.

"Soal pembubaran HTI sudah urusan pemerintah. Tapi rakyat punya kewajiban menjaga NKRI. Saatnya dan kita terus menjiwai dan meneladani para pejuang yang merumuskan negara kita dan memerdekakan Indonesia," katanya.

Membahas soal kebangsaan jelas Agoes, negara harus hadir. Tidak mengabaikan rakyat menjiwai sendiri kebangsan. Negara harus hadir dan berjuang bagaimana rakyat menjiwai dan kokoh jiwa kebangsaannya.

"Karena saya lihat, jiwa kebangsaan kita semua sudah terlihat menurun dan bahkan nyaris melupakan nilai kebangsaan. Ini harus kembali dibangkitkan. Sekali lagi, negara harus hadir, jangan tinggalkan dan lupakan rakyat," katanya.

Terakhir, Agoes Soerjanto kembali berharap, kini saatnya rakyat menjalankan kewajibannya sebagai rakyat. Begitu juga pemerintah harus menjalankan apa yang menjadi kewajibannya. 

"Menjalankan tugas dan tanggungjawab negara dan rakyat secara baik, benar dan bijaksana," ungkapnya.

Jika hal itu dilakukan katanya, NKRI akan menemukan kedamaian, aman dan sejahtera serta bergerak sesuai ideologinya.

"Tidak akan ada ancaman yang berarti, karena semua pihak sudah menjalankan kewajiban dan tanggungjawabnya masing-masing. Hubungan harmonis sosial masyarakat dan kemanusiaan akan hadir dalam jiwa kita masing-masing," katanya.(*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com