Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Moh Hanafi: Alat Kelengkapan Dewan Harus Dikocok Ulang

Home / Politik / Moh Hanafi: Alat Kelengkapan Dewan Harus Dikocok Ulang
Moh Hanafi: Alat Kelengkapan Dewan Harus Dikocok Ulang Moh. Hanafi. Wakil Ketua DPRD Sumenep. (Foto : Ach. Qusysiri Nurullah/TIMESIndonesia)

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Wakil Ketua DPRD Sumenep, Jawa Timur, Mohammad Hanafi mengungkapkan saat ini alat kelengkapan dewan harus dilakukan kocok ulang. Pengcokan ulang itu merupakan peraturan DPRD Sumenep Nomor 2 tahun 2015. 

“Alat kelengkapan dewan itu harus di kocok ulang karena masa jabatannya sudah habis. Sesuai aturan yang saya sebutkan tadi, masa jabatannya itu hanya 2.5 tahun. Jadi harus di kocok ulang,” kata Hanafi saat dihubungi melalui telepon, Senin (24/4/2017). 

Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat itu mengatakan, nantinya semua anggota dewan yang tergabung dimasing-masing alat kelengkapan akan memilih tiga orang yang bakal dijadikan sebagai Ketua, wakil ketua dan Sekretaris. 

Alat kelengkapan yang dimakaud diantaranya, Komisi, Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D).

Saat ini BK dipimpin oleh Huzaini Adim, dan BP2D dipimpim oleh Iskandar. Sementara Komisi I dipimpin oleh Darul Hasyim Fath, Komisi II AF Hari Ponto, Komisi III Dul Siam dan Komisi IV Ach Subaidi.

"Nanti apapun hasilnya harus dituangkan dalam berita acara pemilihan, entah itu dalam struktural tidak ada perubahan atau ada perubahan. Karena itu nanti akan jadi rujukan kami," jelasnya.

Saat ini Pimpinan DPRD telah menerbitkan surat pemberitahuan dan telah dikirimkan ke berbagai alat kelengkapan. Surat tersebut berisikan pemberitahuan soal masa jabatan struktural alat kelengkapan DPRD Sumenep. 

"Sudah kami kirim tinggal menunggu hasil perkembangan di internal alat kelengkapan nanti. Jadi ini bukan karena persoalan politis, tetapi karena sesuai dengan peraturan DPRD Sumenep. Sekali lagi saya katakana bukan karena persoalan politis," pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com