Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Ketahanan Informasi Hukum

Komisi Yudisial Sosialisasikan Seleksi Calon Hakim Agung di Widyagama

Home / Peristiwa - Daerah / Komisi Yudisial Sosialisasikan Seleksi Calon Hakim Agung di Widyagama
Komisi Yudisial Sosialisasikan Seleksi Calon Hakim Agung di Widyagama Ketua Komisi Yudisial Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim, Dr Joko Sasmito, SH., MH memberikan pemaparan sosialisasi dan penjaringan calon Hakim Agung. (Foto: Imad/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Komisi Yudisial (KY) turut melakukan sosialiasi dan penjaringan calon hakim agung (CHA) tahun 2017. 

Sosialisasi disampaikan Ketua Komisi Yudisial Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim, Dr Joko Sasmito SH, MH dalam kuliah tamunya, di Universitas Widyagama Malang, Jumat (7/4/2017).

Joko mengatakan penjaringan CHA ini ditujukan untuk menjaring calon hakim agung yang berintegritas, sekaligus mengisi kekosongan enam jabatan hakim agung di Mahkamah Agung (MA).

Joko menjelaskan, berdasarkan surat dari Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Nomor 02/WKMA-NY/2/2017 tanggal 8 Februari 2017, MA membutuhkan enam hakim agung untuk mengisi lima kamar.

Lima kamar yang dimaksud yakni, kamar agama ‎satu orang, kamar perdata dua orang, kamar pidana satu orang, kamar militer satu orang, dan kamar tata usaha negara (TUN) satu orang.

"Disini saya juga sampaikan sosialisasi tentang seleksi Calon Hakim Agung. Jadi bagi yang berminat silahkan mendaftarkan diri," katanya. 

Dalam penyampaiannya ia juga berharap dengan adanya seleksi ini akan ada hakim agung yang sesuai dengan harapan secara kuantitas, kualitas, dan integritas. Sebab, sampai saat ini, ia menilai peradilan Indonesia masih membutuhkan hakim-hakim yang bersih dan memiliki intregritas. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com