Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Kembangkan Musik, Jokowi Contohkan K-Pop Korea

Home / Entertainment / Kembangkan Musik, Jokowi Contohkan K-Pop Korea
Kembangkan Musik, Jokowi Contohkan K-Pop Korea Presiden Joko Widodo bersama penyanyi Raisa saat pembukaan Munas VII PAPPRI sekaligus memperingati Hari Musik Nasional 2017 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3/2017). (Foto: Kompas)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penyanyi Raisa punya usulan menarik pada Presiden Joko Widodo. Ia berharap agar musik Indonesia lebih diperhatikan, dikembangkan dan didanai oleh pemerintah. Itu agar sehingga musisi Indonesia mungkin tidak perlu harus tinggal di luar negeri agar musiknya bisa go international seperti mendunianya K-Pop dari Korea.

Usulan Raisa itu direspons positif Jokowi. “Saya pernah bertanya ke Presiden Park (Presiden Korsel, red), sebagaimana mereka menyiapkan manajemen promosinya, manajemen panggungnya, manajemen lighting-nya, manajemen penontonnya, memang rapi sekali. Saya tanya, berapa tahun Korea Selatan menyiapkan K-Pop itu? Mereka menyampaikan ke saya, 13 tahun, baru bisa menjadikan K-Pop sebuah cara untuk berdiplomasi. Diplomasi dengan musik, diplomasi dengan budaya, bukan diplomasi dengan bertarung politik,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengaku bertanya langsung, persiapannya seperti apa K-Pop itu selama 13 tahun. Ia menyebutkan, yang namanya latihan, dari pagi sampai pagi. Dari sekian ribu anak-anak muda, diseleksi menjadi 500. Nanti pada tahun ke-7 jadi hanya 200. Pada tahun ke-10 hanya tinggal 100, kemudian tinggal 50.

“Artinya, itu memang sebuah pelajaran yang betul-betul memang harus kita lihat, kalau kita memiliki keinginan-keinginan seperti mereka,” tuturnya.

Kalau memang ada pemikiran-pemikiran ke depan, lanjut Jokowi, visi 20 tahun, 30 tahun, 50 tahun yang akan datang. “Kita juga bisa kok menyiapkan seperti mereka. Kalau dari segi material dan SDM (Sumber Daya Manusia) saya kira kita memilikinya,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com